Mengatasi Berbagai Jenis Jerawat? Begini Caranya

0
1425
mengatasi berbagai jenis jerawat

Byoote Indonesia – Mengatasi berbagai jenis jerawat merupakan salah satu informasi yang perlu kamu ketahui. Sebagaimana kita—dan mungkin sebagian besar orang sepakati, jerawat adalah salah satu masalah kulit yang paling mengganggu.

Bukan hanya memperburuk penampilan, dan meninggalkan bekas luka. Jerawat pun tidak jarang memberikan rasa ngilu, bahkan membuat area tertentu pada wajah atau pun tubuh kita, mengalami kemerahan dan inflamasi.

Sudah banyak sekali cara dipaparkan, dan dicoba untuk mengatasi masalah kulit yang satu ini. Tapi, pernahkah kamu mendengar, bahwa jerawat pada dasarnya terdiri dari beberapa jenis yang berbeda. Selain penyebab, dan bentuknya yang berbeda, tentu cara menangani satu dan lain jerawat tidak bisa dipukul rata.

Lantas, apa saja jenis-jenis jerawat, serta bagaimana cara menangani?

Berikut cara mengatasi berbagai jenis jerawat yang telah Byoote rangkum, khusus untuk kamu!

1. Blackhead.

mengatasi berbagai jenis jerawat
Ilustrasi : komedo hitam

Blackhead atau komedo hitam sepertinya sudah tak asing lagi di telinga kita. Blackhead biasanya muncul di sekitar hidung, dan menimbulkan titik-titik hitam. Jenis jerawat ini tidak menimbulkan rasa sakit, atau inflamasi sehingga dapat dikategorikan sebagai jerawat ringan.

2. Whitehead.

mengatasi berbagai jenis jerawat

Sama seperti blackhead, whitehead atau komedo tertutup tercipta karena adanya penyumbatan di pori-pori. Whitehead bisa terjadi kapan saja, dan pada siapa saja. Namun, seringnya whitehead dialami oleh wanita, utamanya di masa yang mengalami pubertas, menstruasi, kehamilan, dan menopause.

3. Jerawat Papula.

mengatasi berbagai jenis jerawat

Papula adalah jenis jerawat yang sering muncul. Bentuknya merupakan benjolan kecil yang teraba, padat, terasa nyeri, dan menimbulkan kemerahan, tapi tidak bernanah. Sama seperti yang lainnya, papula biasanya muncul karena terjadinya penyumbatan pori-pori, oleh kotoran dan kelenjar minyak.

Namun ada beberapa faktor pendukung, seperti hormon, terlalu banyak konsumsi makanan manis, dan stress. Mengatasi jerawat papula, bisa dilakukan dengan perawatan sederhana, seperti rajin mencuci dan membersihkan muka, tidak menyentuh jerawat, menghindari penggunaan make up, dan lain sebagainya.

4. Jerawat Pustula.

Jerawat pustula memiliki ukuran yang relatif sama dengan papula, namun pustula merupakan jenis jerawat yang bernanah. Sama seperti papula, pustula masih merupakan jenis jerawat yang umum terjadi dan masih jerawat yang bisa dianggap ringan. Terutama di kulit remaja.

Cara mengatasi pustula pun tidak terlalu sulit, sama seperti papula, jerawat pustula bisa sembuh dengan cara menghindari penggunaan make up, tidak menyentuh jerawat, dan rajin membersihkan muka.

5. Jerawat Kistik (cystic acne)

Jerawat kistik atau cystic acne, sebenarnya lebih sering dikenal masyarakat luas sebagai jerawat batu. Jerawat ini merupakan jenis jerawat yang disebabkan oleh penumpukan minyak, dan sel-sel kulit mati yang terdapat pada jaringan kulit paling dalam, lebih jauh daripada folikel rambut.

Jerawat kistik cenderung memiliki bentuk yang lebih besar, kemerahan, keras, serta menimbulkan rasa nyeri dan gatal yang lebih daripada jerawat jenis lainnya. Jerawat ini juga tampak seperti bisul, karena mengandung nanah.

Ada beberapa obat yang dapat meringankan jenis jerawat batu, seperti; benzoil peroksida, obat antibiotik, obat oles yang mengandung retinoid, dan beberapa obat lainnya. Namun, mengingat setiap obat tersebut memiliki efek samping, jangan lupa konsultasikan terlebih dahulu pada doktermu.

6. Jerawat Nodulokistik.

Jerawat nodulokistik atau jerawat nodul adalah jenis jerawat yang tumbuh di bawah jaringan kulit, menimbulkan rasa sakit. Sekilas, jerawat nodul tampak seperti papula, tapi jerawat nodul tidak memiliki bintik berwarna putih dan tampak lebih besar.

Sebenarnya, jerawat ini termasuk jerawat parah, yang tak dapat diobati dengan obat jerawat yang dijual di pasaran. Bahkan pada kondisi tertentu, dokter akan menyarakan untuk mendapatkan suntikan kortikosteroid langsung ke dalam jerawat.

7. Jerawat Conglobata.

Jerawat conglobata ialah salah satu jenis jerawat paling parah. Umumnya, jerawat ini dialami oleh laki-laki usia remaja, dan dewasa muda. Hal ini diduga disebabkan oleh kelebihan hormon testosteron, obat-obatan steroid, serta kondisi auto imun.

Bentuk terparah dari jerawat ini adalah banyaknya benjolan nodul yang meradang, dan terhubung dengan nodul-noduk lain di bawah lapisan kulit. Jerawat conglobata juga bukan hanya menyerang wajah, tapi juga menyebar ke bagian tubuh yang lain.

Jerawat ini cukup langka, tapi apabila terkena jerawat ini, pengobatannya pun membutuhkan penanganan khusus. Obat yang dijual di pasaran, tidak akan bisa membantu penyembuhan jerawat ini, sehingga sangat disarankan untuk menemui dokter. Beberapa penderita jerawat ini memerlukan perawatan khusus, seperti suntikan antibodi monoklonal. Sementara pada kasus tertentu, dokter akan menyarankan metode reaccutane.

Itu dia cara mengatasi berbagai jenis jerawat yang telah Byoote rangkum untuk kamu. Pada dasarnya, jerawat memiliki penyebab yang berbeda-beda, mulai dari masalah genetik, hormonal, jenis kulit, hingga kebersihan.

Dalam beberapa kasus, kemunculan jerawat tidak bisa dihindar, tapi usaha maksimal yang bisa kita lakukan adalah dengan menjaga kebersihan dan memerhatikan zat yang diserap tubuh kita, baik melalui makanan, mau pun skincare.Rutin mengonsumsi Byoote, juga bisa jadi salah satu jalan keluar loh, untuk masalah jerawatmu! Tentunya, penting juga menjaga pola hidup yang sehat!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here