Mengatasi Jerawat Menstruasi, Begini Caranya

0
3602
mengatasi jerawat menstruasi

Byoote Indonesia – Mengatasi jerawat menstruasi menjadi masalah yang mungkin sulit dihadapi sebagian wanita. Karena biasanya jerawat lebih banyak muncul saat menstruasi pada sebagian wanita. Lalu bagaimana cara mengatasinya?

Beberapa studi penelitian menunjukkan bahwa kurang lebih 65% wanita mengalami permasalahan jerawat saat menstruasi (1). Kamu pasti notice jerawat muncul atau kian parah selama periode menstruasi. 

Nah untuk itu kamu perlu mengetahui lebih jauh tentang jerawat menstruasi. Oleh karena itu, Byoote sudah rangkum informasi mengenai apa itu jerawat menstruasi dan bagaimana cara mengatasi jerawat menstruasi tersebut dalam artikel ini.

Mengapa kamu mengalami jerawat saat menstruasi?

mengatasi jerawat menstruasi

Sebagian besar kamu pasti berpikir kalau jerawat yang muncul saat menstruasi adalah masalah hormonal bukan? Lonjakan hormon selama siklus menstruasi memang bukan lagi rahasia umum. 

Jerawat memang benar bergantung pada hormon sekitar seminggu sebelum menstruasi. Karena pada saat itu, terjadi perubahan besar-besaran pada tingkat hormon estrogen dan progesteron.

Peningkatan kadar hormon tersebut merangsang kelenjar sebaceous. Kelenjar tersebut merupakan kelenjar penghasil minyak alami tubuh dan kelebihan produksi sebum menyebabkan kulit berminyak, pori-pori tersumbat dan akhirnya timbul jerawat.

Selain itu, penyebab utama jerawat adalah stres (2). Dan kebanyakan wanita, saat PMS mengalami peningkatan stres (3). Stres tersebut bisa terjadi, karena sebagian wanita mengalami rasa sakit yang berbeda-beda di antara perut, pinggul dan sebagainya. Rasa sakit tersebut membuat perubahan mood bagi wanita, sehingga rentan mengalami stres.

Dimana daerah yang paling rentan muncul jerawat menstruasi?

mengatasi jerawat menstruasi

Jerawat memang punya tempat favorit di wajah. Biasanya saat menstruasi, jerawat paling sering muncul di sekitar dagu yang perlahan-lahan menjadi nyeri dan meradang. Sebaiknya pada saat ini, kamu jangan sampai memencetnya. Karena itu akan memperparah keadaan dan justru meninggalkan bekas jerawat muka. 

Lalu, bagaimana solusi mengatasi jerawat saat menstruasi? Berikut Byoote sudah rangkum dari berbagai sumber mengenai solusinya.

A. Menggunakan perawatan bahan kimia

  1. Retinoid topikal
mengatasi jerawat menstruasi

Retinoid topikal merupakan turunan dari vitamin A yang bersifat anti-inflamasi yang membantu mengobati jerawat dan kemerahan (4). Perawatan dengan bahan kimia ini bisa bekerja untuk mengatasi jerawat saat menstruasi. 

Penggunaan retinoid topikal adalah untuk mengobati jerawat, tetapi perlu diingat bahwa kemerahan dan pengelupasan kulit dapat timbul setelah pemakaian obat ini dalam beberapa hari (5).

2. Benzoil peroksida

mengatasi jerawat menstruasi

Benzoil peroksida bersifat anti inflamasi yang menjadikannya solusi untuk mengatasi jerawat (6). Benzoil peroksida merupakan obat luar (topikal) yang berfungsi membuka pori-pori kulit yang tertutup, membunuh bakteri penyebab jerawat dan mengurangi peradangan pada jerawat (7).

B.   Menggunakan bahan alami di rumah

Menggunakan bahan alami di rumah merupakan cara lain yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi jerawat saat menstruasi. Malahan perawatan alami ini lebih baik dan bisa menutrisi kulit wajah kamu serta mudah ditemukan di dapur kamu.

  1. Soda kue

Soda kue bersifat anti bakteri yang tinggi sehingga dapat membantu melawan bakteri penyebab jerawat (8). Dia juga bersifat asam yang dapat membantu mengeringkan jerawat dan membuat proses penyembuhannya lebih cepat.

Cara pengaplikasiannya adalah dengan mencampurkan soda kue dengan air untuk mendapatkan pasta yang kental. Lalu, oleskan pasta pada area berjerawat. Diamkan selama 15-20 menit hingga kering. Bilas dan keringkan wajah kamu. Kamu bisa melakukan perawatan dengan soda kue ini sekali dalam seminggu ya.

Soda kue juga termasuk bahan yang keras untuk kulit wajah ya. Apalagi bagi kamu yang memiliki jenis kulit wajah sensitif, sebaiknya jangan gunakan soda kue sama sekali ya.

2. Kompres air hangat

Memberikan kompres air hangat pada area jerawat kamu bisa mengurangi peradangan dan iritasi serta mengeluarkan isi jerawat tersebut loh.

Cara perawatannya pun mudah, kamu hanya perlu merendam handuk lembut di baskom yang berisi air hangat. Lalu, peras handuk tersebut. Selanjutnya, tekan handuk ke area berjerawat selama 10-15 menit. Kamu bisa ulangi kegiatan ini 2-3 kali dalam satu hari.

3. Teh hijau

Teh hijau bisa memberimu dua manfaat sekaligus dalam perawatan kulit wajah berjerawat loh. Yang pertama, kamu bisa menggunakan sebagai kompres hangat yang membantu menenangkan kulit dan mengeluarkan isi jerawat. Yang kedua, sifat antioksidan dari teh hijau dapat meremajakan kulit kamu (9).

Cara pengaplikasiannya adalah dengan mencelupkan kantong teh hijau ke dalam secangkir air panas. Lalu, tekan pada area berjerawat selama 5-10 menit. Ulangi proses ini 2-3 kali ya.

4. Kompres dengan es batu

Kompres menggunakan es batu berfungsi untuk mengurangi pembengkakan dan peradangan pada jerawat. Jadi, kamu bisa terbebas dari rasa sakit saat berjerawat.

Cara perawatannya mudah, kamu hanya perlu membungkus es batu dengan kain lembut. Lalu, tekan kain tersebut pada area berjerawat selama 5 menit. Ulangi proses ini beberapa kali untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.

5. Kunyit

Kunyit bersifat antibakteri, anti inflamasi dan antiseptik yang dapat membantu kamu mendapatkan kulit yang cerah, mengurangi kemerahan dan peradangan dari jerawat (10).

Cara pemakaiannya adalah dengan mencampurkan ΒΌ sendok teh kunyit bubuk dengan satu sendok makan gel lidah buaya. Lalu, oleskan campuran tersebut ke area berjerawat. Diamkan selama 10-15 menit sebelum dibilas. Kamu dapat melakukan perawatan ini 3-4 kali dalam seminggu untuk mendapatkan hasil optimal.

6. Tea tree oil

Tea tree oil bersifat antibakteri yang dapat mengatasi bakteri penyebab jerawat. Bahan ini juga bisa membantu mengurangi kemerahan, pembengkakan dan peradangan pada jerawat karena bersifat anti inflamasi dan penyembuhan luka (11).

Cara pengaplikasiannya adalah dengan mencampurkan 2-3 tetes tea tree oil dengan 12 tetes minyak kelapa. Lalu, oleskan campuran tersebut pada area berjerawat. Diamkan selama 30-43 menit sebelum dibilas. Kamu bisa menggunakan campuran ini 2-3 kali dalam sehari.

7. Glutathione

Glutathione merupakan master antioksidan alami yang di produksi di dalam tubuh. Glutathione berasal dari tiga asam amino, antara lain: glutamin, glisin, dan sistein (12). Antioksidan tersebut lah yang dapat melawan radikal bebas dan juga bakteri atau kuman penyebab jerawat.

Selain diproduksi di dalam tubuh, glutathione juga bisa kamu dapatkan dari obat-obatan dalam bentuk minuman kolagen, oral (pil), suntikan, krim, ataupun inhalasi. Nah, kamu juga dapat menemukan glutathione dalam Byoote loh! Bahkan kandungan utama dalam Byoote adalah L-Glutathione Grade A dan kolagen.

Sehingga, kamu juga bisa menjadikan Byoote Collagen Drink sebagai pilihan kamu dalam mengatasi jerawat. Karena Byoote mengandung glutathione yang berfungsi sebagai antioksidan yang dapat melawan bakteri penyebab jerawat.

Selain itu, Byoote juga mengandung vitamin A, B, C dan D yang membantu dalam mengurangi jerawat secara bertahap, meregenerasi sel kulit rusak menjadi yang baru, menambah tingkat kekenyalan kulit, membuat kulit cerah dan sebagainya.

Referensi :

  1. Geller, Lauren et al. (2014). Perimenstrual Flare of Adult Acne. J Clin Aesthet Dermatol, 7(8): 30-34.  The Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology
  2. Chiu, Annie et al. (2003). The Response of Skin Disease to Stress Changes in the Severity of Acne Vulgaris as Affected by Examination Stress. Arc Dermathol, 139(7):897-900. Arc Dermathol
  3. Sommer, Barbara. (2010). Stress and Menstrual Distress. Scientific Report, 5-47. https://doi.org/10.1080/0097840X.1978.9934989
  4. Leyden, James et al. (2017). Why Topical Retinoids Are Mainstay of Therapy for Acne. Dermathol Ther (Heidelb), 7(3): 293-304. doi: 10.1007/s13555-017-0185-2
  5. Pusat Informasi Obat Nasional, Badan Pengawas Obat dan Makanan. (2015). Retinoid Topikal dan Sediaan Lain. Website PIONAS BPOM
  6. KT, Holland et al. (1981). The Effect of Benzoyl Peroxide on Acne. Acta Dermato-venereologica, 61(3):267-269. Acta Dermato-venereologica
  7. Willy, Tjin. (2018). Benzoyl Peroxide. Website Alodokter
  8. Drake, D. (1997). Antibacterial Activity of Baking Soda. Compend Contin Educ Dent Suppl, 18(21):S17-21;quiz S46. Pubmed.gov
  9. Saric, Suzana et al. (2017). Green Tea and Other Tea Polyphenols: Effects on Sebum Production and Acne Vulgaris. Antioxidants (Basel), 6(1): 2. doi: 10.3390/antiox6010002
  10.  Vollono, Laura et al. (2019). Potential of Curcumin in Skin Disorders, 11(9): 2169. doi : 10.3390/nu11092169
  11.  Enshaieh, Shahla et al. (2007). The Efficacy of 5% Topical Tea Tree Oil Gel in Mild to Moderate Acne Vulgaris: A Randomized, Double-Blind Placebo-Controlled Study. Indian J Dermatol Venereol Leprol, 73(1):22-5. doi: 10.4103/0378-6323.30646.
  12. Adzani, Fadli. (2020). Sederet Manfaat Glutathione Yang Beragam: Cegah Kangker Hingga Autisme. Website Sehatq

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here